PP. Tsuroya Al-falah Putri adalah pondok formal yang menaungi santri sekolah jenjang SMP dan SMA dengan tujuan sekolah SMP AZZAHIR dan MA TSUROYA. Pondok ini diasuh langsung oleh Romo Yai Nurul Huda Djazuli yang merupakan putra kedua dari Kyai Djazuli Ustman pendiri Pondok Pesantren Al-Falah Ploso. Pondok Tsuroyya memiliki Madrasah Islamiyah Salafiyah Riyadlotul ‘Uqul ( MISRIU) dengan pendidikan Ibtidaiyah dan Tsanawiyah sebagai tingkatan sekolah diniyah.
Profil Pesantren
Mengenal lebih dekat Tsuroyya Al-Falah
🌱 Akar Sejarah dari Al Falah Ploso Induk
Sejarah Pondok Tsuroyya tidak bisa dilepaskan dari sejarah pondok induknya, yaitu Pondok Pesantren Al Falah Ploso. Pondok induk ini didirikan pada tanggal 1 Januari 1925 oleh KH. Ahmad Djazuli Utsman, seorang ulama besar karismatik di Kediri. Al Falah Ploso dikenal luas sebagai salah satu pilar utama pesantren salaf di Indonesia yang sangat fokus pada pengkajian kitab kuning (literatur Islam klasik).
Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya zaman, animo masyarakat untuk memondokkan putra-putrinya semakin tinggi, begitu pula dengan tuntutan agar santri memiliki ijazah pendidikan formal negeri/nasional.
🏛️ Latar Belakang Berdirinya Tsuroyya
Berangkat dari kebutuhan masyarakat akan keseimbangan antara ilmu agama (salaf) dan ilmu umum (khalaf), didirikanlah Pondok Pesantren Tsuroyya Al Falah Putri.
Pondok ini secara khusus diperuntukkan bagi siswi/santriwati formal. Tujuannya adalah menjadi wadah bagi santriwati yang ingin menempuh pendidikan umum di tingkat SMP (SMP Azzahir) dan SMA/MA (MA Tsuroya), namun tetap berada di bawah naungan tradisi pesantren salaf yang kental.
👳♂️ Sosok Pengasuh Utama
Sejak awal berdirinya, Pondok Tsuroyya diasuh langsung oleh KH. Nurul Huda Djazuli. Beliau adalah putra kedua dari KH. Ahmad Djazuli Utsman (pendiri pondok induk). Kepemimpinan beliau memastikan bahwa nilai-nilai otentik dari Al Falah Ploso tidak luntur meski santriwati di Tsuroyya juga menempuh pendidikan formal.